SHARE

primaradio.co.id – Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez berhasil menjadi juara MotoGP 2017 usai mengakhiri balapan diposisi ketiga saat menjalani race di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu 12 November 2017. Kepastian gelar juara Marquez bahkan sudah didapat ketika pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso mengalami crash, dan gagal melanjutkan balapan saat race menyisahkan lima laps.

Kendati demikian, Marquez mengaku bahwa gelar juara musim ini tidak didapat dengan cara yang mudah. The Baby Alien bahkan nyaris kehilangan tropi andai dirinya tidak bisa menguasai motornya saat di putaran ke-23.

Saat itu Marquez terlibat duel dengan pebalap Yamaha Tech 3, Johan Zarco untuk memperebutkan posisi pertama. Namun kesalahan perhitungan membuat ia kehilangan kendali motornya dan meluncur ke sisi luar tikungan dalam posisi rebah bersama motornya. Beruntung rider asal Spanyol mampu menguasai motornya, sehingga ia bisa kembali menegakkan motornya untuk menjalani balapan.

Marquez pun tidak bisa memungkiri bahwa gelar juara yang idapatnya musim ini tidak terlepas dari kerja keras timnya.

“Ini adalah musim yang sangat sulit, banyak pasang surut serta banyak momen yang sulit dan baik. Tapi saya berada di sini karena semua di tim saya, semua keluarga saya dan orang-orang yang membantu saya,” ungkap Marquez, mengutip dari Crash, Senin (13/11/2017).

“Saya selalu tersenyum, selalu bahagia, tapi di dalam diri saya sebagai manusia pasti ada ketegangan di sana. Tapi bila Anda memiliki tim yang bagus di sekitar Anda, ini sangat membantu Anda bisa keluar (dari tekanan) dan menjadi lebih baik dan lebih baik,” pungkasnya. (*)