SHARE
Petugas berada di tumpukan beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang akan didistribusikan ke rumah tangga sasaran (RTS) wilayah Kabupaten Nganjuk di gudang Bulog Sub Divre V Kediri di kawasan Kedondong, Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (29/1). Data Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Menkokresra) Jumlah Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) Program beras Raskin nasional 2014 sebanyak 15.530.897 rumah tangga, sama dengan RTS-PM pada tahun 2013. ANTARA FOTO/Rudi Mulya/ss/mes/14

primaradio.co.id – Presiden RI tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perspres) mengenai penugasan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) sebagai stabilitas harga komoditas pangan.

Menurut Menteri Perdagangan, Thomas Lembong mengatakan bahwa Bulog harus tetap mengutamakan tugas utamanya menjaga keamanan dan kebutuhan beras nasional meski mendapat penugasan baru sebagai stabilitas komoditas lainnya. Dengan adanya penugasan tambahan pada Bulog, maka barang komoditas yang akan dijaga keamanan kebutuhannya ditambah seperti kedelai, cabai, bawang merah, gula, jagung, dan terigu.

Tom juga menambahkan, sebagai stabilitas, Bulog masih membutuhkan waktu. Seperti ketika pemerintah menugaskan untuk intervensi di impor sapi yang belum optimal.