SHARE

primaradio.co.id – Mulai tahun 2017 mendatang, Jawa Timur akan segera miliki Bandara Khusus Migas, tepatnya berada di lahan sekitar 195 hektar di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Kepala Disperindag Jatim Ardhi Prasetiawan mengatakan bahwa Bojonegoro mengajukan penetapan lokasi ke Pemprov untuk Bandara Khusus yang akan dibangun, karena UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum menegaskan bahwa penetapan lokasi lahan di atas 1 hektare harus dengan persetujuan Gubernur. Akhirnya tim memilih lahan hutan seluas 195 hektare di Desa Kunci, Kecamatan Dander, sebagai lokasi bandara khusus Migas Bojonegoro. Setelah dicek, 175 hektare merupakan lahan milik Perhutani dan 21 hektare sisanya lahan milik warga.

Ardhi juga menambahkan, bersamaan dengan penentuan lokasi, tim juga melakukan verifikasi sejumlah dokumen bandara khusus Bojonegoro. Mulai dokumen perencanaan pembangunan, feasibilty study (FS), analisis dampak lingkungan (Andal), hingga sesuai atau tidak dengan tata ruang yang ada.