SHARE

primaradio.co.id – Musim hujan dengan intensitas tinggi membuat bahan baku air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya keruh. Hal ini karena bahan bakunya berasal dari air sungai Kali Surabaya yang sejak di hulu, mulai tercampur dengan limbah dan lumpur.

Menurut Direktur Operasi Bidang Produksi dan Distribusi PDAM Surya Sembada, Tatur Djauhri mengatakan bahwa pada musim hujan tingkat kekeruhan air di kali Surabaya semakin tinggi. Hal ini karena debit air meningkat dan endapan bertambah banyak. Sementara endapan di dasar kali sebelumnya terurai karena arus yang deras. Kondisi ini membuat PDAM harus menambah pemakaian bahan kimia supaya kualitas produksi air tetap sesuai standar.

Tercatat IPAM Karang Pilang mampu memproduksi air bersih 5.950 liter per detik. Rinciannya, IPAM Karang Pilang I sebanyak 1.450 liter per detik. Kemudian IPAM II sejumlah 2.500 liter per detik, dan 2.000 liter per detik untuk Karang Pilang III. Air PDAM hasil produksi IPAM Karang Pilang didistribusikan ke seluruh kawasan Surabaya. Hanya saja, selama ini diprioritaskan ke Surabaya Barat dan kawasan Surabaya Timur, terutama di daerah Rungkut.