SHARE

primaradio.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan layanan jemput bola perijinan kapal di semua pelabuhan. Hal ini dilakukan agar para nelayan segera mengurus 3.000 kapal dengan berat 10 – 30 groos ton yang masih ilegal alias belum berijin.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Jatim Muhammad Gunawan Saleh mengatakan bahwa, sebelumnya layanan jemput bola perijinan kapal dengan cara mendatangi pelabuhan dilakukan enam sampai delapan kali dalam setahun. Mulai tahun ini, layanan diharapkan bisa diberikan setiap bulan sekali.

Gunawan juga menambahkan, akan mengumumkan di semua pelabuhan. Isinya, yang bersedia mengurus diminta untuk mengumpulkan dokumen dan persyaratan menjadi satu. Setelah terkumpul minimal 10 sampai 20 orang, petugas akan datang untuk memberikan layanan di pelabuhan tempat kapalnya bersandar. Langkah pengumpulan berkas secara berkelompok itu perlu dilakukan, karena petugas gabungan yang terjun untuk memberikan layanan ijin jemput bola dengan menggunakan mobil P2T jumlahnya juga berkisar antara 8 – 10 orang. Terdiri dari petugas P2T, Syahbandar untuk mengukur kapal, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta petugas dari Dinas Perhubungan.