SHARE

primaradio.co.id – Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Sukirman mengatakan bahwa pihaknya menggandeng Kadin karena berkaitan erat dengan perekonomian di Jatim. Sebab, perekonomian di Jatim juga menjadi parameter perekonomian nasional.

Sebaliknya narkoba bisa menurunkan daya saing perekonomian. Sebab, jika pegawai menjadi pecandu narkoba, maka pegawai tak akan mampu bekerja maksimal. Kinerja pecandu ini akan akan mempengaruhi produktivitas perusahaan.

Terkait hal ini, Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal Kadin Jatim, Yudi Purwoko menegaskan pihaknya sangat mendukung program ini. Hanya saja, pihaknya belum bisa berkomentar banyak soal teknis sosialisasi kepada anggotanya maupun karyawan perusahaan. Menurutnya, program ini adalah big project (proyek besar). Jadi pelaksaan teknisnya perlu pembicaraan di internal Kadin.(zum/nji)