SHARE

primaradio.co.id – Sebanyak 212 stand yang ada di Pasar Keputran Surabaya beralih fungsi menjadi tempat tinggal. Stand yang seharusnya digunakan pedagang berjualan, malah dipakai untuk tidur.

Ratusan penghuni stand tersebut mayoritas bukan warga asli Surabaya, melainkan pendatang dari luar Surabaya. Pihaknya mengaku telah mengontrak sejak beberapa tahun yang lalu di dalam Pasar Keputran.

Menurut salah satu warga Madura yang menempati stand, Onal Rahajo mengaku membayar sewa stand untuk tempat tinggal senilai Rp 1,3 juta pertahun pada pemilik stand yang telah menyewa sebelumnya. Ditambah lagi harus membayar Rp 40.000 berupa karcis pada PD Pasar Surya.

Atas kejadian ini, Kasatpol PP Surabaya, Irvan Widyanto mengaku akan melakukan langkah awal pendataan penghuni stand-stand tersebut. Dan berjanji akan mengembalikan fungsi pasar sebagaimana mestinya.(zum/nji)