SHARE

primaradio.co.id – PT Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) akan terus meningkatkan jumlah produksi agar kontribusi untuk pasokan listrik nasional naik. Jika saat ini, kontribusi PJB baru 30 persen, ke depan diharapkan bisa meningkat hingga 35 persen.

Menurut Direktur Operasi II PJB Miftahul Jannah, mengatakan bahwa saat ini jumlah produksi listrik PJB dari lima pembangkit di wilayah Jawa mencapai 3.600 megawatt (MW). Sementara dari eksisting sebesar 6.000 MW. Sehingga total produksi di wilayah Jawa ada 9.600 MW. Jumlah tersebut belum termasuk 1.200 MW produksi di luar Jawa yang tersebar mulai dari pembangkit di Arun, Tenayan sampai Tidore. Bahkan jika PLTU Adipala Cilacap dan SP2 Cilacap yang saat mulai uji coba, resmi beroperasi, suplai listrik akan kembali bertambah 1.200 MW.

Miftah juga menambahkan, dengan melimpahnya kapasitas produksi ada 2.000 MW yang dikirim untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di wilayah barat. Meski demikian, pasokan listrik di wilayah Jatim dan Jateng tetap surplus lebih dari 1.000 MW. Kelebihan ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong tumbuhnya industri baru di dua wilayah tersebut. (zum/nji)