SHARE
Gubernur Soekarwo jadi inspektur upacara HUT ) Bhayangkara ke 72 di Mapolda Jatim (Foto: Alfi Purnomo)

primaradio.co.id – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 72 serempak digelar di Tanah Air. Salah satunya digelar di Mapolda Jawa Timur, Senin(10/7).

Dalam upacara tersebut, Gubernur Soekarwo menjadi inspektur upacara. Upacara ini diikuti pasukan dari berbagai unsur di kepolisian, seperti Brimob, Satlantas, Reserse, Sabhara. Selain itu juga dihadiri pejabat-pejabat dari kepolisian, TNI, kejaksaan, dan sejumlah perjabat daerah.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan kesiapan Polri dalam mengawal agenda kantibmas di tahun 2018-2019, serta agenda Internasional seperti Asian Games dan kegiatan IMF.

“Yang jelas kita akan dengan semangat promoter, seperti tema upacara kali ini. Polisi akan mengawal agenda Kantibmas, yang penting adalah di 2018-2019 Pemilian legislatif dan Pemilihan Presiden, kemudian Asian Games dan kegiatan IMF yang ada di Bali.”, Kata Kapolda setelah upacara, di Mapolda Jawa Timur, Rabu(11/7).

Selain itu Kapolda juga berharap kepada semua pihak di Jawa Timur terutama 3 Pilar untuk lebih proaktif dalam menanggapi ancaman terorisme. “Terkait dengan ancaman teroris, semua pihak di jawa timur terutama 3 pilar untuk lebih proaktif lagi”, imbuh Kapolda.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang juga bertugas sebagai Inspektur Upacara menyampaikan amanat Presiden, bahwa saat ini ada tren Internasional yang luar biasa yakni Indonesia rangking 10 di dunia negara yang aman dan nyaman keteriban dan keamanannya.

Selain itu upacara peringatan HUT Bhayangkara ini juga diramaikan dengan adanya pertunjukan teatrikal yang menceritakan sejarah polisi istimewa.

“Itu tadi adalah kita ingin mengangkat monumen perjuangan polri yang ada di jalan darmo yang juga merupakan pahlawan nasional, intinya polri menyatakan bergabung menjadi polisi nasional. Supaya orang tau M Yasin adalah pejuang polri yang ikut menjaga nkri”, jelas Kapolda tentang Teatrikal yang ditampilkan setelah upacara. (alf/bee)