SHARE

primaradio.co.id – Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Sulamul Hadi Nurmawan, menengahi terkait polemik ini. Menurutnya, siapapun pengelolanya tak menjadi masalah, selama dapat memberikan kontribusi nyata bagi Kota Sidoarjo. Baik dikelola Pemkot Surabaya maupun Pusat.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Bhakti Buana, mengajak Pemkab Sidoarjo ke Jakarta untuk membahas pengelolaan Terminal Purabaya. Wisnu menginginkan pengelolaan terminal tersebut tetap berada di bawah kendali Kota Pahlawan.

Dijelaskan, polemik pengambilalihan terminal ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah. Pihaknya juga berdalih, persoalan sistem mekanisme pengelolaan justru lebih diketahui oleh Pemerintah Daerah. Bukan soal dampak PAD.