SHARE
foto : REUTERS

primaradio.co.id – Protes terhadap deklarasi kemerdekaan Catalonia, ratusan ribu massa yang mengatasnamakan ‘mayoritas diam’ turun ke jalan-jalan di Barcelona. Mereka unjuk kekuatan untuk menentang keputusan pemimpin mereka yang baru saja mendeklarasikan kemerdekaan Cataloni.

Berbagai jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan sekitar separuh elektorat di provinsi kaya raya yang sudah mendapatkan status otonomi itu menentang pemisahan diri Barcelona dari Spanyol. Namun gerakan prokemerdekaan yang kian agresif telah membawa ke tingkat krisis seperti sekarang terjadi.

Jumat pekan lalu pemerintah pusat Spanyol memecat Presiden Catalonia Carles Puigdemont, membekukan parlemen dan membubarkan pemerintahan. Langkah ini ditempuh setelah DPRD Catalonia memproklamasikan secara sepihak kemerdekaan daerah ini, kendati diboikot tiga partai nasional.

Pemerintah daerah merasa mendapatkan mandat untuk merdeka menyusul referendum kemerdekaan 1 Oktober yang disebut pemerintah Spanyol ilegal dan diboikot para pendukung kesatuan Spanyol.

Mengutip Reuters, dengan mengibarkan bendera Spanyol dan menyanyikan “”Viva Espana”, para demonstran memenuhi jalan-jalan di kota Barcelona demi menunjukkan dukungan kepada Spanyol bersatu.

“Saya di sini untuk mempertahankan kesatuan dan hukum Spanyol,” kata Alfonso Machado (55), salesman yang membawa putrinya dengan hiasan bendera Spanyol pada kepalanya. (*)

sumber : antara