SHARE

primaradio.co.id – PT KAI DAOP 8 menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun baru (Nataru) 2018 akan dimulai pada 22 Desember 2017 sampai 7 Januari 2018. Sepanjang periode itu, diprediksi akan terjadi kenaikan volume penumpang sebesar 5% dibandingkan masa angkutan Nataru 2016/2017, dari 589.000 penumpang menjadi 618.000 penumpang.

Manager Humas DAOP 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko menegaskan ada 7 kereta api tambahan yang disiapkan untuk mengantisipasi melonjaknya penumpang. Dengan adanya penambahan kereta kelas ekonomi hingga eksekutif ini, maka total kereta api tambahan dan reguler yang beroperasi pada libur Nataru sebanyak 87 kereta dengan kapasitas 44.888 seat per hari.

“Masa angkutan natal dan tahun baru diselenggarakan mulai 22 Desember 2017 sampai 7 januari 2018. Kami prediksi mengalami kenaikan 5 persen menjadi 617.969 dibanding sebelumnya hanya 589.292. ada 7 KA tambahan yaitu KA Kertajaya tambahan, KA Sembrani tambahan, KA Pasundan, KA Jayakarta Premium dan Sancaka tambahan. Untuk keberangkatan dari Malang juga kami tambahkan 2 kereta api yaitu KA Matarmaja dan KA Gajayana tambahan relasi Malang-Jakarta. Totalnya 87 kereta api. Sehari kami siapkan sebanyak 44.888 seat, “ujar Gatut kepada reporter Primaradio.

Puncak libur Natal dan Tahun Baru diprediksi terjadi pada 23 Desember 2017. Untuk tiket kereta api reguler pembelian dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan. Sementara untuk pembelian tiket kereta api tambahan juga sudah dapat dilakukan mulai tanggal 1 November 2017.

Gatut juga mengatakan PT. KAI mempunyai pelayanan terbaru terkait pemesanan tiket, dimana penumpang tidak perlu melakukan check in tiket dan cukup melakukan transaksi dengan aplikasi ‘KAI Access’ . Hal ini dianggap lebih praktis karena penumpang hanya perlu menunjukkan barcode bukti pembelian tiket pada saat pemeriksaan boarding pass. (ria)