SHARE

primaradio.co.id – La Liga musim ini menjadi yang cukup buruk bagi penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Pasalnya, hingga jornada ke -11 mantan winger Manchester United tersebut hanya mampu menorehkan satu gol. Perolehan yang terbilang mengkhawatirkan bagi seorang CR7.

Ronaldo sendiri memang tidak memulai kompetisi La Liga musim 2017/18 dari awal setelah dirinya harus menjalani hukuman empat pertandingan di awal musim karena mendorong wasit di ajang Supercopa Espana.

Tidak hanya itu, statsitik akurasi tembakan Ronaldo ke gawang lawan juga cukup buruk. Sebagai catatan, Ronaldo sudah melepaskan 48 tembakan di La Liga musim ini dan hanya mampu menorehkan satu gol. Artinya, rasio konversi Ronaldo cuma 2,08%. Terburuk sepanjang kariernya di Madrid.

Sebagai pembanding, berikut adalah rasio konversi gol/tembakan Ronaldo dalam lima musim terakhir:

Musim 2012-13 – 18%
Musim 2013-14 – 19%
Musim 2014-15 – 26%
Musim 2015-16 – 19%
Musim 2016-17 – 19%

Jika dibandingkan dengan penyerang ternama lainnya yang berkiprah di Eropa, Ronaldo bahkan tertinggal jauh. Penyerang Lazio Ciro Immobile menjadi yang terbaik dengan jumlah gol sebanyak 14 dari 49 tendangan denga efficiency sebesar 28,57% . Sementara striker AS Monaco yang berada di urutan ketiga dengan torehan 13 gol menjadi yang terbaik dalam efficiency (50%) karena hanya membutuhkan 26 shots.

Burknya rasio gol Ronaldo ini terbukti berimbas pada performa el Real. Di komepitisi La Liga, Madrid saat ini berada di poisisi tiga klasemen sementara, terpaut delapan poin dari Barcelona yang menjadi pemuncak klasemen. (joe)