SHARE
Team Ayola La Lisa Surabaya (Foto: Dok Ayola)

primaradio.co.id – Hotel Ayola La Lisa Surabaya telah berulang tahun yang pertama pada 22 April kemarin. Banyak doa dan harapan yang dipanjatkan di usia yang masih dini. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat hotel bintang 3+ ini untuk berani bersaing di tengah ketatnya pertumbuhan hotel di Surabaya yang kian kompetitif.

Hadirnya Ayola La Lisa di tengah industri perhotelan dan pariwisata di Surabaya menjadi hawa segar sekaligus tantangan. Banyaknya pembangunan hotel yang menjamur, Ayola La Lisa semakin optimis akan kehadirannya. Tampil dengan konsep arsitektur dengan desain yang etnik dan modern, serta menu makanan yang syarat akan bumbu racik Indonesia, telah menjadikan Ayola La Lisa sebagai sebuah oase tersendiri di kalangan wisatawan domestik dan manca negara yang mampir ke Surabaya.

“Perjalanan kami masih sangat panjang. Di usia kami yang masih dini ini, kami optimis dapat berdiri tegap di tengah pertumbuhan hotel di Indonesia, khususnya Surabaya,” jelas Weni Kristanti selaku General Manager Ayola La Lisa Surabaya ketika ditemui saat Media Gathering Rabu(23/4).

Mengusung tema One for Togetherness, serangkaian acara sosial telah dijalankan sebagai wujud kepeduliaan terhadap sesama, antara lain kegiatan fogging pada rumah warga Nginden Kota 2 tanggal 10 April lalu, Donor Darah pada 19 April, dan syukuran dengan anak yatim dari Yayasan Panti Indonesia.

Untuk semakin dekat dengan rekan-rekan media dan blogger, Ayola mengajak untuk mengikuti Kompetisi Rujak Uleg. Para awak media dan blogger dari Local Guides Surabaya akan berlomba bersama dengan para manajemen hotel untuk menyajikan Rujak Uleg terbaiknya. Makanan khas Jawa Timur ini akan dinilai langsung oleh Head Chef Ayola La Lisa, para tamu walk-in (tamu yang menginap), dan para staff, dan teman-teman media lain. Tak hanya itu, sekaligus memperingati Hari Kartini pada 21 April lalu, seluruh staff hotel juga terlihat mengenakan pakaian adat Indonesia dan kebaya. Mulai dari tim Front Office, Food & Beverage, Housekeeping, dan Engineering.

“Acaranya menarik. Kompetisi Rujak Uleg bersama dengan teman-teman media jarang dilakukan. Bagi jurnalis, membuat Rujak Uleg, meracik bahannya, dan mengukur rasa yang pas adalah sesuatu yang tidak biasa. Semoga ke depannya Ayola La Lisa semakin sukses dan semakin dekat dengan media dan masyarakat,” ungkap Sandi Irwanto, jurnalis dari TV One yang juga turut berpartisipasi pada acara ini.

Tak mau kalah, Budiono Sukses, seorang Youtuber Kuliner Surabaya yang juga anggota dari Local Guides Surabaya pun menyampaikan antusiasnya. “Acaranya seru. Ayola La Lisa tempatnya nyaman sekali. Yang paling penting, Sop Buntut signature Ayola La Lisa juara,” imbuh Budi yang terkenal dengan Channel Youtube makan-makannya, Budiono Sukses.

Weni Kristanti dan timnya percaya bahwa dengan selalu mendekatkan diri kepada masyarakat dan selalu berkontribusi terhadap perkembangan pariwisata dan sosial di Surabaya, akan menjadi sebuah langkah Ayola La Lisa untuk menjadi hotel yang yang selalu diingat dan mempertahankan eksistensinya. Tak hanya untuk warga Surabaya tetapi juga masyarakat Indonesia. (*)