SHARE

primaradio.co.id – Ribuan sekolah di Jawa Timur belum terakreditasi bahkan habis masa akreditasinya. Hal ini mengakibatkan kesempatan sekolah untuk lolos dalam jalur SNMPTN berkurang.

Menurut Sekretaris Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP S/M) Jatim Soeparno mengatakan bahwa untuk jenjang SMA/MA tahun ini mencapai 1.252 lembaga dan SMK sebanyak 1.511 program keahlian yang status akreditasinya mati. Selama ini kuota akreditasi dari pusat belum mampu memenuhi kebutuhan akreditasi di Jatim. Sehingga, badan akreditasi hanya dapat mengeluarkan surat perpanjangan selama satu tahun dan hanya berlaku satu kali.

Soeparno berharap agar aturan SNMPTN tidak malah merugikan siswa. Proses seleksi menggunakan status akreditasi boleh saja. Namun, jika sekolah yang habis masa akreditasinya hanya diberi jatah 10 persen itu akan memangkas hak anak untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas.