SHARE

primaradio.co.id – Proses penyelesaian pembangunan seksi 3 jalan tol Jombang-Mojokerto (Joker) ditentukan lewat mekanisme konsinyasi (ganti rugi dititipkan ke pengadilan) pada 39 bidang tanah yang tersisa. Mekanisme ini diperkirakan bisa mendorong penyelesaian pembangunan seksi 3 jalan tol Joker pada Juni 2016 atau sebelum Lebaran.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Joker Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bambang Tri Tjahjono mengatakan bahwa 39 bidang tanah yang tersisa ini ada di wilayah Mojokerto dan Jombang. Dari jumlah 39 bidang tanah yang diselesaikan lewat konsinyasi, memang masih ada lima bidang tanah yang belum ada penetapan sah dan berharga untuk sertifikat. Lima bidang tanah itu dimiliki satu orang sehingga semua permasalahan administratif ini bisa segera tuntas.

Setelah penyelesaian 39 bidang tanah di seksi 3, pihaknya fokus pada penyelesaian 250 bidang tanah untuk pembangunan jalan tol seksi 2 dan 4. Jumlah itu terdiri atas 247 bidang tanah di seksi 2 dan tiga bidang di seksi 4. Proses penyelesaian itu kemungkinan memakai mekanisme konsinyasi, sama seperti 39 bidang tanah untuk seksi 3.(zum/nji)