SHARE
Tangkapan Layar Rilis BPS Jatim Senin 1 Februari secara Virtual

primaradio.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis inflasi Jatim pada Januari 2021 mencapai 0,32 persen.

Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan, ada beberapa komoditi andalan yang menyebabkan terjadinya inflasi pada Januari 2021. Namun paling besar disumbang oleh sektor makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,22 persen.

“Kelompok ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang tidak mungkin untuk ditunda. Ini menunjukkan meskipun di kondisi saat ini masyarakat tengah menahan belanja dan menurunnya daya beli namun kelompok ini memiliki demand, “jelasnya dalam paparan Berita Resmi Statistik (BRS) Jatim secara virtual, Senin (1/2/2021).

Dadang juga menuturkan, sektor mamin sebagai kebutuhan pokok yang paling banyak permintaannya adalah beras, minyak goreng, gula, telur, tahu dan tempe, daging serta kebutuhan dapur lainnya.

Adapun dari 8 kota Indek Harga Konsumen (IHK) di Jatim, daerah yang mengalami inflasi tertinggi berada di Kota Madiun 0,60 persen, sedangkan inflasi terendah ada di Kota Malang dan Sumenep 0,06 persen.

Inflasi Jatim pada 2021 secara month- to- month (m-to-m) tercatat 0,32 persen ini merupakan inflasi yang terendah dalam 3 tahun terakhir yakni inflasi pada tahun kalender 2019 dan 2020.

“Khususnya 2020 inflasinya pada Januari sebesar 0,50 persen. Sementara 2019 di bulan yang sama sebesar 0,34 persen, “pungkasnya. (bee)