SHARE

primaradio.co.id – Untuk mendapatkan sertifikat halal, tidak hanya dinilai dari makanan yang disuguhkan. Tetapi membutuhkan analisa dari berbagai aspek dan menyeluruh.

Menurut Direktur LPPOM MUI Ir. Lukmanul Hakim, M.Si, mengatakan bahwa ketatnya dalam memperoleh sertifikasi halal resmi tersebut mengingat betapa pentingnya masalah sertifikasi halal. Bukan hanya kepatuhan halal yang terlihat di restoran, tapi menyeluruh. Dimana dalam mendapatkan sertifikasi halal, dimulai dari rantai makanan yang harus ditelusuri. Mulai dari supply bahan baku, peternakan, cara pemotongan ternak, hingga distribusi sampai ke pelosok harus memenuhi ketentuan halal yang ditetapkan LPPOM MUI.

Sementara itu, demi kenyamanan dan keamanan pelanggan. Sertifikat halal wajib dilengkapi dengan sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) yang memiliki masa berlaku. SJH ini merupakan tanggung jawab dari pemilik sertifikat halal untuk menjaga konsistensi jaminan halal tiap produk yang diproduksi. (Zum/Nji)