SHARE
Padu padan gaya hip hop dalam busana pebasket dan balerina (Foto: Dok Embran Nawawi)

primaradio.co.id – Fashion designer asal Surabaya Embran Nawawi tidak pernah berhenti untuk mencoba sesuatu yang baru. Kali ini ia menerima tantangan untuk merancang busana untuk dua remaja yang sangat mencintai bakat mereka di Basket dan Balet.

“Ini adalah tantangan yang luar biasa. Dibalik busana yang mereka minta, ada pesan promosi atau personal branding yang mereka mau tonjolkan dari bakat dan hobby mereka saat ini, “kata Embran.

Seperti remaja kelas 9 ini yang berbakat di olahraga basket di sekolahnya, Titania Amalia susanto atau yang biasa dipanggil Tita. Tita adalah remaja berusia 14 tahun yang baru saja hijrah menggunakan hijab dan tetap ingin exist di olahraga basket di sekolahnya, SMP 24 Surabaya. Saat melihat koleksi saya yang bertema NEO HIPOP yang dikenakan oleh Sara Fajira saat launching single terbarunya Bersama DJ Tripleks ber title JULITE, membuat ia pun tertarik mengenakan busana tersebut.

“Ada kedekatan antara gaya Hip-Hop dan basket, pada umumnya musik para pebasket identik dengan musik Hip-Hop. Yang menjadi tantangan bagi saya adalah bagaimana Tita dengan Hijabnya tetap terlihat Sporty dan Trendy untuk hobby Basket-nya, “tuturnya.

Baju bagian dalam yang berupa T-shirt hitam berlengan Panjang dan legging hitam di balut dengan Jacket Hipop berwarna kuning-abu dan batik sebagai aplikasinya, disandingkan dengan celeana training merah dengan strip hijau dan kapucong/hoodie yang bisa dicopot pasang. Outfit seperti ini menjadi sangat sporty dan trendy gaya Hijab Basket si Tita.

Tidak hanya menerima tantangan padu padan gaya Hip-Hop dan basket, tapi bagaimana jika seorang balerina yang memintanya?

Ballerina bukanlah hobby kebanyakan anak remaja sejak dahulu, lain halnya dengan Elsha Richelle Geuther yang biasa dipanggil Caca ini sudah sejak usia 3 tahun belajar belajar balet, diusia nya 15 tahun ini Caca sudah sering tampil sebagai ballerina professional di Surabaya.

“Caca ingin sekali tampil beda dengan tutu baletnya, tidak seperti baju balet pada umumnya. Dengan TUTU gaya NEO HIPOP yang saya buat, Caca tetap tampil sebagai ballerina tetapi terlihat lebih trendy, “jelas Embran.

Bustier/kemben batik dengan potongan 8 terlihat pas mengunci pada tubuh Caca, rok tutu dengan pola lingkar dan 5 kain Tulle yang ditumpuk dibawahnya terlihat fashionable dan trendy. TUTU NEO HIPOP akhirnya jadi busana balet Caca yang trendy.

“Tantangan ini saya selesaikan dengan menguatkan karakter remaja dan hobby dari Tita dan Caca yang pada dasarnya energik dan cheerful, jadi bisa diselesaikan dengan hasil yang unik. Saya siap untuk di tantang lagi nih, “pungkasnya. (bee)