SHARE

primaradio.co.id – Pemkot Surabaya akan menerapkan sistem pembayaran pajak restoran via online pada tahun 2017.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Kota Surabaya, Yusron Sumartono mengatakan bahwa saat ini pihaknya menunggu payung hukum berupa peraturan daerah dan peraturan Wali Kota (Perwali) sebelum memberlakukan sistem pajak online tersebut. Penyusunan Raperda Pajak Restoran via online ini merupakan inisiatif DPRD, dan tahun ini telah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). Sehingga, jika hal ini tidak ada landasan hukumnya, maka kemungkinan besar akan ada penolakan dari para wajib pajak.

Sesuai data dari Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Surabaya restoran di Surabaya sudah masuk wajib pajak sedikitnya 1.712. Namun, pihaknya belum bisa memperkirakan besaran peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pajak restoran, apabila sistem online diterapkan. Pada tahun 2016 ini DPPK menargetkan pendapatan pajak restoran Rp 287 miliar, sementara pada 2015 lalu tercapai pendapatan Rp 260 miliar.

Yusron juga menambahkan, dengan penerapan pajak online omset wajib pajak secara real time bisa diketahui langsung dan dapat diakses setiap saat. (zum/nji)