SHARE

primaradio.co.id – Jumlah pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang dibuka 29 Februari sampai 12 Maret 2016 diprediksi menurun. Prediksi itu berdasarkan kuota penerimaan jalur ini yang diturunkan dari 50 persen menjadi 40 persen, dan pemberian kuota pendaftar berdasar akreditasi sekolah.

Menurut Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Warsono mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan adanya penambahan pendaftar di jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jalur SNMPTN merupakan ruang kompetisi antarsekolah dan antarsiswa. Sementara SBMPTN atau jalur tes tulis murni menjadi ajang persaingan antarpendaftar.

Warsono mengimbau calon pendaftar mengukur kemampuan sebelum memilih program studi (prodi) karena persaingan di SNMPTN jadi kian ketat. Sedangkan bagi sekolah yang belum mengisi PDSS, diharapkan agar dinas pendidikan setempat untuk mendorong sekolah segera mengisi.(zum/nji)