SHARE

primaradio.co.id – Tunggakan pembayaran listrik pelanggan pascabayar di PLN Distribusi Jawa Timur ternyata cukup tinggi. Tahun 2015, tunggakan tersebut terhitung senilai Rp 43,3 miliar. Kondisi itu juga terjadi di tahun sebelumnya. Di mana, tahun 2014 tercatat tunggakan pelanggan pascabayar mencapai Rp 51,6 miliar.

Menurut Deputi Manajemen, Komunikasi, dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, mengatakan bahwa pelanggan di beberapa daerah Jawa Timur banyak memiliki tunggakan antara lain, Banyuwagi Rp 800 juta, Bojonegoro Rp 1,2 miliar, Gresik Rp 1,8 miliar, Jember Rp 2,2 miliar. Serta di beberapa daerah lain di wilayah Madura mencapai Rp 14,3 miliar.

Pinto juga menambahkan, petugas PLN di masing-masing rayon sudah berupaya menagih ke pelanggan-pelanggan yang menunggak itu, namun sejauh ini masih ada sejumlah kendala. Seperti sulitnya menemui si pelanggan yang menunggak karena mereka selalu menghindar setiap ada petugas datang. Atau, sudah ketemu tapi malah petugasnya yang dimarahi ketika hendak menagih. Meskipun demikian, Pinto mengaku terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pelanggan yang memiliki tunggakan. Sosialisasi itu juga dilakukan oleh masing-masing rayon di berbagai daerah, termasuk sosialisasi tentang pergantian listrik dari pascabayar ke pra bayar. Hal ini diharapkan mampu menekan jumlah tunggakan listrik.
Tercatat hingga Februari 2016 ini, pelanggan listrik di PLN Jatim sudah mencapai angka 10,2 juta pelangan.(zum/nji)