SHARE

Gubernur Jawa Timur minta semua UMKM di Jatim yang sudah mengekspor produknya memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE), yang menjadi kebijakan Paket Ekonomi Jilid XI.

Menurut Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan agar modal yang dimiliki semakin besar, produknya menjadi lebih efisien, berkualitas, dan harganya lebih murah dan bersaing di pasaran internasional.

Saat ini, di Jatim terdapat 3.248 UMKM yang produknya sudah benar-benar siap ekspor. Di luar itu, ada 1.500 UMKM perintis ekspor yang dibina secara khusus oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, agar bisa segera mengekspor produknya.

Soekarwo juga menambahkan, keputusan pemerintah memberikan kredit murah untuk UMKM berorientasi ekspor dianggap tepat. Namun, agar pelaku UMKM benar-benar paham dengan kebijakan tersebut dan tahu cara memanfaatkannya, diharapkan pemerintah pusat segera menyosialisasikan kebijakan yang baru di-launching itu.

Sebelumnya, melalui Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) yang diluncurkan dalam paket kehilangan ekonomi ke-XI, pemerintah akan menyediakan fasilitas pembiayaan ekspor yang lengkap dan terpadu. Modal kerja dan investasi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah itu dengan tingkat suku bunga sebesar 9 persen efektif (tanpa subsidi), dan jangka waktu paling lama 3 tahun. (Zum/Nji)