Pemain Timnas U20 Israel yang Beragama Muslim

Kehadiran pemain timnas Israel di Indonesia sempat dicekal karena mereka dianggap sebagai zionis dan orang jahat, padahal ada pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim. Siapakah dia? Jika kalian belum tahu maka bisa simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Fakta Menarik Piala Dunia U-20 yang Perlu Diketahui

Negara ini menjadi salah satu negara yang lolos ke putaran Piala Dunia U20 digelar di Indonesia. Namun keikutsertaan Israel pada ajang piala dunia ini mendapatkan pro dan kontra berupa kecaman dari berbagai pihak di Indonesia mulai dari rakyat sampai pemerintah.

Mereka menganggap bahwa negara ini sebagai orang jahat karena terus menyerang Palestina dan menelan banyak korban jiwa. Selain itu faktor agama juga menjadi salah satu pemicu penolakan pemain Israel untuk datang ke Indonesia, padahal terdapat pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim.

Alasan Indonesia Menolak Kehadiran Timnas Israel

pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim
bAlasan Indonesia Menolak Kehadiran Timnas Israel

20 Mei – 11 Juni 2023 merupakan jadwal perhelatan Piala Dunia U20 sudah ditetapkan oleh FIFA dari beberapa tahun yang lalu. Bahkan sejatinya gelaran 4 tahunan sekali ini diadakan pada tahun 2022 harus diundur karena adanya pandemi.

Kemudian pada tahun 2023 rencananya gelaran ini akan diadakan dan Indonesia akan mencatatkan sejarah sebagai negara di Asia Tenggara yang pernah menggelar dan menjadi tuan rumah dari Piala Dunia, diselenggarakan oleh FIFA yang merupakan federasi sepakbola internasional.

Semua fasilitas mulai dari stadion, tempat penginapan para atlet, dan akomodasi sudah dipersiapkan guna menyambut kedatangan para peserta Piala Dunia dari berbagai negara, termasuk pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim.

Namun pembangunan dan perbaikkan yang dilakukan pemerintah tidak didukung sepenuhnya oleh beberapa pihak termasuk rakyat Indonesia sendiri. Sebab mereka menganggap bahwa negara ini adalah negara penjahat terus-terusan menyerang dan membunuh warga Palestina.

Konflik antar kedua negara ini sendiri sudah terjadi selama puluhan tahun dan merupakan konflik didasari atas politik dan bukan didasari oleh agama sama sekali. Sebab banyak orang masih beranggapan kalau Israel adalah negara zionis karena sering menyakiti Palestina yang notabenenya merupakan negara muslim.

Padahal penduduk negara ini juga banyak memeluk agama Islam salah satunya adalah pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim. Anggapan itulah yang memunculkan pro dan kontra kedatangan Israel di Indonesia.

Tidak main-main, bahkan pihak-pihak menolak kedatangan para atlet dari timnas Israel dan para staffnya, yaitu tokoh-tokoh besar yang bahkan memiliki sebuah wewenang yaitu memimpin suatu daerah.

Pihak-Pihak yang Menolak Kehadiran Timnas U20 Israel di Indonesia

Pihak-Pihak yang Menolak Kehadiran Timnas U20 Israel di Indonesia

Selain pemahaman mengenai Israel yang selalu menyakiti warga Palestina, salah satu penyebab utama penolakan mereka datang ke Indonesia adalah karena faktor agama. Negara ini memiliki mayoritas penduduk pemeluk agama Yahudi.

Seperti kita ketahui Yahudi selalu menjadikan negara yang umat islam di Indonesia menempati posisi sebagai agama mayoritas. Alhasil gelombang penolakan timnas negara ini dan juga pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim akan semakin besar.

Meskipun memang tidak sedikit juga pihak mendukung supaya perhelatan Piala Dunia U20 bisa tetap berlangsung dan berjalan dengan baik. Tetapi pihak-pihak yang memiliki power akan dengan mudah mempengaruhi rakyat, kemudian memunculkan gelombang penolakan lebih besar lagi.

  1. I Wayan Koster (Gubernur Bali)

Salah satu paling bersikeras menolak kehadiran timnas Israel yaitu I Wayan Koster yang merupakan Gubernur Bali. I Wayan Koster memberikan surat kepada Menpora mengenai penolakan terhadap timnas negara ini berlaga di Bali.

  1. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah)

Tidak jauh berbeda dengan Gubernur Bali, Ganjar juga menolak kedatangan pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim beserta jajaran staf dan bahkan dengan mengutip ideologi dari Ir. Soekarno mengenai perlawanan terhadap Israel yang dihubungkan dengan imperialisme.

  1. Berbagai Partai dan Lembaga Pemerintahan

Selain kedua tokoh tersebut, masih banyak pihak lain menolak kehadiran timnas negara ini ke Indonesia. Mulai dari wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Muhammadiyah, PDIP, PKS, PAN, MUI, dan masih banyak lainnya. Berbagai penolakan ini akhirnya membuat FIFA mempertimbangkan kembali keputusannya menggelar Piala Dunia U20 di Indonesia.

Pemain Timnas U20 Israel yang Beragama Muslim

Pemain Timnas U20 Israel yang Beragama Muslim
Ahmad Salman. Foto: kiyou.id

Timnas Israel berhasil melaju ke putaran Piala Dunia U20 2023 di Indonesia setelah berhasil menjadi runner up pada tahap kualifikasi pertama, menjadi juara grup pada tahap kualifikasi kedua dan tampil apik pada  fase grup putaran final Piala Eropa U19 2022.

Hal itu tentunya merupakan hasil dari kerja keras dilakukan oleh semua staff dan pemain termasuk pemain timnas U20 Israel yang beragama muslim. Apakah kalian sudah mengetahui siapa pemain timnas U20 negara ini yang menjadi sorotan karena beragama muslim.

Pemain tersebut adalah Ahmad Salman yang merupakan pemain timnas Israel berasal dari keluarga keturunan Arab pemeluk agama Islam. Ahmad Salman lahir pada 22, Maret 2004 di Beit Safafa, Yerusalem Timur. 

Meskipun belum ada bukti pasti mengenai agama Salman anut, tetapi ia memiliki peranan yang cukup penting di dalam kesuksesan timnas Israel sampai mereka bisa lolos ke putaran final Piala Dunia U20 di Indonesia.

Baca juga: Lagu Tema Piala Dunia U20 yang Akan Dinyanyikan

Hal ini memunculkan sebuah ironi, yaitu negara yang kita tolak karena dianggap jahat ternyata salah satu dari mereka memeluk agama yang sama dengan agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk di tanah air tercinta kita ini.

Follow Primaradio.co.id untuk mendapatkan informasi teruptodate Disini