SHARE
Ilustrasi PLTS Atap

primaradio.co.id – Program Solarpreneur #SeribuPeluangKerjaHijau merupakan salah satu program strategis Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) untuk memperkuat ekosistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Indonesia. Program Solarpreneur #SeribuPeluangKerjaHijau akan memberi pelatihan-pelatihan serta roadshow secara konsisten ke seluruh Indonesia. Fabby Tumiwa, selaku Ketua Umum AESI yang hadir di acara, berharap program yang ditargetkan tercapai hingga tahun 2024 ini dapat meningkatkan kapasitas calon pengusaha UMKM energi agar industrinya bisa berkembang dengan sehat. Mereka yang akan masuk ke industri energi terbarukan diharapkan memiliki cukup power untuk memberikan pelayanan terbaik dengan pengetahuan dan modal bisnis yang baik pula.

Utomo SolaRUV, sebagai brand sistem solar panel terkemuka di Indonesia yang juga bagian dari kelompok usaha nasional Utomodeck group, dalam hal ini sudah bekerjasama dengan produsen inverter berkualitas internasional dengan harga terjangkau, Sungrow dan LONGi, turut terlibat dalam program Solarpreneur #SeribuPeluangKerjaHijau. Dalam acara tersebut, Anthony Utomo, selaku Managing Director Utomo SolaRUV, menyatakan pihaknya menyiapkan strategi supply chain untuk mendukung program ini. Jadi, ketika calon pengusaha-pengusaha Energi Terbarukan sudah ditraining pemasangan PLTS Atap dengan benar, mereka bisa langsung menawarkan ke konsumen. Untuk diketahui, LONGi merupakan perusahaan teknologi tenaga surya paling bankable atau paling bisa dibiayai di dunia untuk proyek energi terbarukan. Berdasarkan Q4-2019 report, Bloomberg NEF menempatkan LONGi di Tingkat I sebagai PV manufacturer. Sedangkan Sungrow Power Supply Co., Ltd (“Sungrow”) adalah merk inverter paling bankable di dunia dengan lebih dari 154 GW dipasang di seluruh dunia per Desember 2020. Berdasarkan Clean Energy Review pada 2020, Sungrow menempati posisi keempat untuk kategori inverter terbaik didunia.

Dalam kesempatan yang sama, industri nasional juga mulai melirik peluang menggunakan PLTS Atap sebagai bauran energi mereka. Salah satu penggunanya, PT Atlantic Biruraya sebagai produsen Air Minum Dalam Kemasan di Jawa Timur, juga berkomitmen mendukung program Solarpreneur #SeribuPeluangKerjaHijau demi menjadi industri yang lebih ramah lingkungan. Edwin Hendriadi, selaku Managing Director PT Atlanctic Biruraya menyatakan bahwa wujud nyata dari komitmen tersebut adalah adanya program recycheers (jemput dan daur ulang sampah kemasan plastik), penanaman pohon secara berkala di daerah resapan air, dan terbaru adalah pemanfaatan PLTS Atap dengan kapasitas 418.5 kWp di kawasan pabrik Pandaan, Jawa Timur. Pemasangan PLTS Atap pabrik CHEERS di Pandaan bisa menghemat 46.5 MWh per bulan atau setara dengan 28.3% dari konsumsi listrik bulanan. Selain menghemat konsumsi listrik, pemanfaatan PLTS Atap juga membantu mengurangi emisi karbon hingga 33 ton per bulan. “Kami menargetkan untuk menambah penggunaan PLTS Atap kedepan di properti maupun fasilitas produksi kelompok kami hingga 10 MWp, termasuk di Hotel Majapahit tempat kegiatan sosialisasi ini, yang juga bagian dari kelompok usaha kami”, pungkasnya. Hal ini memberi sentimen positif industri dan pasar sehingga UMKM Energi yang disebut Solarpreneur memiliki peluang yang besar untuk bisa melayani pengguna industri seperti CHEERS.

Turut hadir Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam acara press conference Solarpreneur #SeribuPeluangKerjaHijau untuk menyosialisasikan visi Kota Surabaya sebagai Green City berbasis energi terbarukan. Serta, Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menutup acara dengan pemaparan padat dan menarik tentang potensi energi terbarukan di Provinsi Jawa Timur. (*)