SHARE

primaradio.co.id – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) meminta masyarakat di Pulau Jawa dan sekitarnya untuk mewaspadai cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Sementara gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Perairan Selatan Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis BMKG (Tropical Center Warning Center/TCWC) tepat pada hari ini pukul 19.00 WIB berhasil mendeteksi siklon tropis yang tumbuh sangat dekat dengan pesisir selatan Pulau Jawa dengan nama “CEMPAKA”. Demikian penjelasan BMKG melalui situs resmi mereka.

BMKG juga memperkirakan Siklon Tropis Cempaka tersebut akan bertahan dalam dua hingga tiga hari keepan. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau waspada mengigat dampak yang ditimbulkan cukup mengkhawatirkan, yakni banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin.

BMKG juga menjelaskan bahwa Siklon Tropis Cempaka akan berdampak pada aktifitas penerbangan di beberapa bandara di Pulau Jawa karena hujan dan angin kencang.

Sementara itu, Sejak Maret 2008, terpantau sudah empat kali siklon sropis terjadi di wilayah Indonesia. YAng Pertama, Siklon Tropis Durga di perairan barat daya Bengkulu (22-25 April 2008), Siklon Tropis Anggrek di perairan barat Sumatera (30 Oktober-4 November 2010), Siklon Tropis Bakung di perairan barat daya Sumatera (11-13 Desember 2014) dan Siklon Tropis Cempaka yang terjadi pada tahun ini. Siklon tropis Cempaka berada pada posisi paling dekat dengan daratan dibanding siklon tropis lainnya di wilayah Indonesia.

Sementara BMKG Juanda meminta agar masyarakat di Jawa Timur, khususnya Surabaya, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Sumenep, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Mojokerto, dan Jombang mewaspadai potensi angin kencang dan puting beliung. (joe)