SHARE

primaradio.co.id – Ancaman cuaca buruk diakui pihak Bandara Internasional Juanda Surabaya yang mulai mengganggu aktivitas penerbangan.

Menurut Manajer Operasional PT Angkasa Pura 1 Juanda, Haruman Sulaksono mengatakan bahwa lima penerbangan tujuan Bali mengalami divert. Maskapai tersebut mendarat ke Bandara Juanda karena cuaca buruk. Kelima pesawat yang divert itu adalah Lion, Cutilink, Wing Air, dan Garuda. Rata-rata pesawat divert sebelum pukul 11.00. Hingga tiga jam, penumpang menunggu di bandara Juanda. Penerbangan tersebut adalah pesawat dari Jakarta ke Bali. Karena kondisi cuaca yang buruk, pilot pesawat-pesawat itu memutuskan mengalihkan pendaratan sebelum bandara tujuan (divert). Informasi yang diterima, hujan lebat disertai angin melanda Bali.

Haruman juga menambahkan, sesuai laporan penerbangan di Bali bahwa cuaca buruk itu berlangsung berjam-jam. Jika kondisi ini terus terjadi akan mengancam penerbangan. Mulai pukul 11.00 hingga 12.30 cuaca buruk terjadi di Bali. Meski dalam kondisi cuaca buruk, aturanya bandara tak boleh menutup pelayanan penerbangan. Namun otoritas bandara harus menginformasikan bahwa bahwa cuaca dalam kondisi buruk. Cuaca sudah dalam keadaan di ambang batas minimal.

Sebagaimana yang terjadi selama ini, penerbangan akan terancam saat jarak pandang mendatar terganggu. Disesuikan kondisi bandara. Jika Bandara Juanda jarak minimal pilot memandang daratan sekitar 800 meter. Kecepatan angin juga memengaruhi keselamatan penerbangan.(zum/nji)