SHARE

primaradio.co.id – Dewan Riset Daerah (DRD) Jatim segera mencari solusi layak tidaknya pengeboran sumur PT Minarak Lapindo di Tanggulangin 10 atau sumur TGA 10. Solusi tersebut, akan dihadiri oleh sejumlah pakar di bidangnya.

Diantaranya, Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara Ali Masyar, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan Energi SDM Sidoarjo Fenny Apridawati, Kepala BLH Sidoarjo, PT Lapindo Brantas Indonesia, Bambang Catur Nusantara (WALHI Jatim-Jaringan Advokasi Tambang). Selain itu, diundang juga ahli seismik dan geologi bawah permukaan Imam Setiaji, Andang Bachtiar (ahli geologi minyak bumi), Amien Widodo Ketua Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim ITS Surabaya), Ajie Pamungkas (Ketua Jurusan Perencanaan Wilayah Kota ITS) dan Teguh Hariyanto (ahli geomatika ITS).

Menurut Kapokja Praswil DRD Jatim, Wahyudi mengatakan bahwa salah satu isu yang dinilai strategis dan saat ini lagi hangat, adalah masalah pengeboran Lapindo di Sidoarjo. Meski Pemkab Sidoarjo sudah diizinkan mengebor kembali, tapi ternyata menimbulkan gejolak di kalangan warga sekitar.

Hal terpenting lainnya, hasil FGD ini juga akan dijadikan bahan bagi DRD Jatim untuk memberikan masukan kepada Gubernur Jatim Soekarwo dalam mengambil kebijakan.(zum/nji)