SHARE

primaradio.co.id – Masyarakat diminta tak perlu takut dengan pemberitaan merebaknya Virus Zika yang disebabkan gigitan nyamuk. Pasalnya, sampai saat ini, virus yang mematikan dan menyebabkan kelainan pada bayi yang baru lahir tersebut belum masuk Indonesia, khususnya wilayah Jatim.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, dr Harsono mengatakan bahwa petugas dinas kesehatan telah melakukan pengecekan ke 38 kabupaten/kota di Jatim. Hasilnya, hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Zika. Meski demikian, masyarakat tetap harus waspada. Karena saat ini merupakan musim penghujan, yang dikhawatirkan menjadi ancaman penyebaran virus Zika.

Harsono juga menambahkan, Virus Zika termasuk jenis Flavivirus sama dengan virus demam berdarah dan chikungunya. Zika termasuk arthropod borne virus ayau arbovirus yang memerlukan vektor sebagai pembawa. Jadi, virus ini bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui nyamuk. Sama dengan nyamuk penyebab demam berdarah, yaitu aedes aegypti dan aedes albopictus.(zum/nji)