SHARE

primaradio.co.id – Naskah ujian nasional berbasis kertas mulai dikirim kewilayah kepulauan di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sumenep. Prioritas distribusi ini telah di susun oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur.

Menurut Kepala Dindik Jatim, Saiful Rahman mengatakan bahwa, pengiriman naskah dilakukan dari percetakan PT Jasuindo Tiga Perkasa, Gedangan, Sidoarjo. Untuk wilayah Kepulauan terdapat dikirim dengan 90 mobil boks. Naskah ini diperuntukkan 63 lembaga mulai jenjang SMA/MA, SMK, Paket C. Rinciannya, naskah untuk kepulauan Kabupaten Gresik berjumlah 21 boks. Untuk tingkat SMA dengan 7 boks, untuk 4 lembaga dengan total pesertanya 321 siswa. Tingkat MA diberi 12 boks naskah, untuk 8 lembaga dengan jumlah peserta MA 541 siswa.

Sedang untuk wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep mendapat 69 boks naskah Unas. Rinciannya, 25 boks untuk 18 lembaga SMA, 31 boks untuk 29 MA, satu boks untuk 5 SMK, dan 12 boks untuk 11 lembaga penyelenggara ujian Paket C. Total peserta Unas berbasis kertas di kepulauan Kabupaten Sumenep mencapai 1.660 siswa.

Setelah sampai di masing-masing wilayah, naskah disimpan di Polsek. Karena belum tentu dinas pendidikan setempat memiliki gudang yang memadai. Dengan disimpan di Polsek, naskah soal bisa dijaga 24 jam dengan profesional.

Saiful juga menambahkan, selanjutnya distribusi naskah soal dilakukan pada 28-29 Maret 2016.

Data Dindik Jatim, masih ada 2.655 lembaga SMA/SMK dan SMP/MTs 7.763 lembaga penyelenggara Unas kertas dan pensil. Sedangkan jumlah penyelenggara UN se Jatim mencapai 11.724 lembaga. Secara rinci, 1.306 di antaranya merupakan penyelenggara UNBK.