SHARE

primaradio.co.id – Pemerintah terus mendorong pemakaian dan konsumsi batik Indonesia. Terlihat pada setiap kesempatan, masyarakat diminta memprioritaskan penggunaan batik. Dimana dengan cara membeli batik Indonesia dianggap turut menghidupkan para pembatik skala kecil, menengah hingga besar.

Menurut Menteri Perindustrian RI Saleh Husin mengatakan bahwa bagi pelaku usaha, baik yang tengah merintis maupun telah mengembangkan bisnis batik, menjual dan mempromosikan batik juga termasuk cara melestarikan batik. Selain juga mendapatkan keuntungan materi. Menperin mengaku sangat mengapresiasi pelaku usaha dari pembatik hingga desainer yang terus berkarya memproduksi batik sehingga menjadi bagian ekonomi kreatif. Motif-motif tradisional pun giat diangkat dan yang kontemporer juga diciptakan.

Saleh juga menambahkan, nilai ekonomi batik juga tinggi terlihat dari ekspor batik pada tahun 2015 yang mencapai USD156 juta atau mencapai hampir Rp2,1 triliun. Angka itu tumbuh 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pasar ekspor utama batik adalah Jepang, Amerika Serikat, Eropa dan terus meluas. (zum/nji)