SHARE
Foto: New hires relax at a lounge area in a Grab office in Singapore September 23, 2016. REUTERS/Edgar Su/File Photo

primaradio.co.id – Pasca diakuisisinya Uber untuk pasar Asia Tenggara per hari Senin (26/3/2018) oleh Grab, membuat mitra pengemudi Uber yang beroperasi di Asia Tenggara diharuskan mendaftarkan diri lagi untuk menjadi mitra pengemudi Grab.

“Pengemudi Uber harus mendaftarkan diri di Grab untuk kepastian mengemudi ke depannya setelah layanan Uber tidak lagi aktif,” demikian isi penggalan keterangan resmi yang diunggah ke laman resmi Grab.

Grab memberikan waktu hingga 8 April 2018 untuk masa transisi ini. Sebelum tanggal tersebut, aplikasi Uber masih aktif dan bisa digunakan seperti biasanya oleh mitra pengemudi dan penumpang. Bagi mitra pengemudi Uber, dalam waktu dekat akan diberi informasi lengkap mengenai transfer atau tentang bergabung ke Grab. Namun, untuk pengemudi Uber yang sudah memiliki akun Grab, cukup melanjutkannya saja dengan akun tersebut.

Sejumlah negara yang aset dan operasional Uber akan segera dialihkan ke Grab adalah Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Ketika dihubungi secara terpisah, Public Relation Grab Indonesia Andre Sebastian menjanjikan pihaknya akan memberi keterangan lengkap seputar migrasi serta syarat apa saja yang diperlukan mitra pengemudi Uber untuk daftar sebagai mitra pengemudi Grab. (bee)

Sumber: Kompas