SHARE

primaradio.co.id – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyatakan, pihaknya terus mendorong dilakukannya reformasi birokrasi di Pemprov Jatim untuk transparasi dan meningkatkan kualitas layanan prima yang diberikan kepada masyarakat.

Dalam reformasi birokrasi ini ada empat syarat penting yang harus dipenuhi. Yakni, leadership, regulasi, sistem IT, dan sistem pengawasan. Jadi, sistem IT merupakan tools untuk mendorong terwujudnya reformasi birokrasi. Adanya e-financing juga diharapkan mampu mempermudah pelaku UMKM untuk mendapatkan kucuran dana.

Saat ini, berdasar data yang masuk ke Biro Perekonomian Jatim, jumlah UMKM yang menjadi debitur dana bergulir Bank Jatim dan Bank UMKM sebanyak 4.000, termasuk pengadaan pangan. Kredit yang diberikan, untuk investasi nilainya Rp 500 juta dengan bunga 6 persen. Sedangkan investasi nilainya mulai puluhan juta hingga dibawah Rp 500 juta, dengan bunga 4 persen. Khusus pengadaan pangan bunganya hanya 3 persen. (zum/nji)