SHARE

primaradio.co.id – Dindik Surabaya meminta Konselor sebaya harus digiatkan sebagai bentuk kepanjang tanganan Bimbingan Konseling oleh guru. Program ini menjadi solusi untuk mendampingi siswa dalam menghadapi permasalahan di sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan mengatakan bahwa beragam alasan yang membuat siswa membolos menjadikan peranan konselor sebaya dibutuhkan. Sebab, peran Bimbingan Konseling dari guru memiliki keterbatasan tenaga untuk menjangkau seluruh siswa di sekolah. Terkait siswa yang terjaring razia, lanjut Ikhsan, memang kerap ditemui secara langsung oleh Wali kota. Setelah itu diserahkan kepada sekolah untuk ditindaklanjuti bersama orangtua.

Ikhsan juga menambahkan, selain itu, cara untuk meminimalisir siswa bolos sekolah adalah dengan berkooordinasi antara sekolah dan orangtua, maka dapat terdata perkembangan siswa. Hal ini juga menjadi laporan sekolah pada Dinas Pendidikan. Temuan satpol PP dikatakan juga bukan yang pertama.