SHARE

primaradio.co.id – Lebih dari 4000 buruh gabungan dari seluruh aliansi buruh se-Jawa Timur menggelar peringatan hari buruh sedunia pada Minggu (1/5/2016) di kantor Gubernur Jawa Timur.

Menurut Koordinator aliansi buruh, Jamal mengatakan bahwa para buruh mengajukan beberapa tuntutan, di antaranya pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perlindungan tenaga kerja di Jawa Timur. Pihaknya mengaku, hal ini sudah menjadi janji Gubernur pada tahun lalu dan belum ditepati hingga saat ini. Selain itu, tuntutan buruh yang lain adalah menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing di swasta dan BUMN. Para buruh juga menuntut terkait dengan upah layak, meminta agar upah minimum di Jawa Timur tahun 2017 nanti naik 30 persen.

Jamal juga menambahkan, pemerintah juga diharapkan waspada terhadap dampak MEA, menurut para buruh banyak tenaga asing yang datang dan menyerbu wilayah Jawa Timur. (Zum/Nji)