SHARE

primaradio.co.id – Kota Surabaya mendapatkan apresiasi positif dari tim penilai standar kota wisata bersih ASEAN (ASEAN Clean Tourist City).

Tim penilai dari Kementerian Pariwisata yang berjumlah empat orang, datang ke Surabaya untuk melakukan kunjungan lapangan penjurian kota wisata bersih ASEAN sekitar dua minggu lalu. Diantaranya ke taman flora, kampung lawas serta kawasan jembatan merah dan beberapa spot pedestrian.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, meskipun tim penilai mengunjungi beberapa taman di Surabaya, namun Risma menegaskan bukan hanya karena kebersihan dan banyaknya taman yang membuat Surabaya masuk nominasi ASEAN Clean Tourist City, tapi karena Surabaya memiliki keunikan tersendiri yaitu jalur hijau yang terdapat di sepanjang jalan di Surabaya.

“Keunggulan kita saya kira bukan hanya sekedar kebersihan tapi untuk green line atau jalur hijau. Jalur hijau di Surabaya ini sangat unik, berbeda dengan negara-negara lain. Karena di Surabaya ini masif, di sepanjang jalan ada jalur hijau. Itu mungkin yang jadi salah satu keunggulan, sekali lagi bukan hanya taman ya,” ungkap Risma kepada reporter Primaradio.

Surabaya sendiri menjadi nominasi bersama enam kota lainnya, yaitu Semarang, Malang, Solo, Bandung, Buleleng, dan Banyuwangi yang kemudian akan dipilih satu kota mewakili Indonesia untuk dilombakan ke tingkat ASEAN. (bee)