SHARE
Moto GP rider Valentino Rossi of Italy takes a curve during the Catalunya Motorcycle Grand Prix at the Barcelona Catalunya racetrack in Montmelo, just outside Barcelona, Spain, Sunday, June 11, 2017. (AP Photo/Manu Fernandez)

primaradio.co.id – Pebalap gaek Valentino Rossi mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh di Sirkuit Catalunya. Rossi mengungkapkan, kendala ban depan menjadi masalah utama yang membuatnya gagal menunjukkan performa impresif, khususnya saat berada di tikungan.

“Saya tidak memiliki daya tarik dan harus melambatkan laju motor di akhir tikungan. Saya tidak memiliki kepercayaan diri yang hebat di tikungan seperti tahun lalu. Motor tidak melaju seperti yang seharusnya dan itu menyulitkan kinerja ban, ” kata Rossi.

“Bahkan ketika saya tampil hebat di sirkuit seperti Le Mans dan Mugello, masalah pada ban depan terus saja terjadi. Setelah tes di Jerez, saya sempat membuat permohonan ke Yamaha. Kita tunggu saja apakah mereka akan mengabulkan permintaan saya,” tandasnya.

Sejak awal The Doctor -Julukan Valentino rossi- memang kesulitan menunjukkan kemampuannya di Sirkuit sepanjang 4,6 km itu. Layout baru Catalunya yang sama dengan Formula One ini dianggap berbahaya, sehingga para pebalap dipaksa harus berhati-hati. Terbukti, pada balapan Minggu (11/6/2017) WIB, Rossi harus memulai balapan dari posisi 13, dan finish di urutan kedelapan.

Dengan hasil tersebut, The Doctor –julukan Rossi– tercecer di posisi lima klasemen sementara GP 2017 dengan torehan 83 poin, selisih 28 angka dari Maverick Vinales, rekan setimnya yang berada di urutan pertama. (joe)