SHARE

primaradio.co.id – Kementrian pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah membentuk kelompok kerja (pokja) untuk memantau budaya literasi. Pokja ini ditempatkan disetiap bidang yang telah diatur dalam Permendikbud nomor 21 tahun 2015 untuk menerapkan budaya literasi.

Menurut Staf Khusus Kemendikbud, M Chozin Amirullah mengatakan bahwa pokja ini akan mengkoordinir budaya literasi di suatu bidang misalnya bidang pendidikan di dalam sekolah, luar sekolah literasi ekonomi dan lainnya. Dengan sasaran mulai awam hingga professional. Melalui pembiasaan ini, maka anak di usia dini tidak lagi sekedar membaca sebagai pembelajaran. Melainkan pada tahap pengembangan, karena selama ini siswa telah menempuh pembelajaran selama sekolah. Pokja ini akan memantau setiap kegiatan yang dikembangkan bidang untuk budaya literasi.

Setiap pagi, sebelum memulai jam pelajaran para siswa diwajibkan melakukan kegiatan membaca senyap minimal 15 menit. Dari kegiatan membaca tersebut siswa kemudian diminta menuangkan hasil membaca dalam bentuk resume di jurnal membaca. Selanjutnya setelah satu buku selesai dibaca, mereka diminta merangkum kembali kumpulan resume yang sudah mereka buat dalam satu buku ke dalam bentuk sinopsis buku secara utuh dengan bahasa siswa.(zum/nji)