SHARE

primaradio.co.id -Virus zika telah dikategorikan sebagai darurat internasional oleh WHO. Hampir setiap negara berisiko terjadi wabah yang sebaiknya dicegah. Namun, belum sebagian orang tahu fakta tentang virus ini.

Virus zika awalnya disebut ZIKV dan ditemukan pada tahun 1947 di sebuah hutan bernama Zika di Uganda. Pada 1951-1981, ledakan mulai terjadi di seluruh Asia dan Afrika. Pada tahun 2007, sekitar 73 persen dari total penduduk Polinesia terkena virus zika. Pada tahun 2014, untuk pertama kalinya, Amerika Latin telah terinfeksi zika dan setelah itu virus ini cepat menular ke banyak negara.

Beberapa gejala yang paling normal virus zika adalah sakit kepala, demam, nyeri sendi, ruam, nyeri otot dan konjungtivitis. Semua gejala ini terus selama sekitar 2-7 hari. Ibu hamil diharapkan waspada dengan virus zika. Karena virus zika dapat menyebabkan janin terinfeksi, hingga akhirnya lahir cacat dengan kondisi mikrosefalus. Ini dapat mengakibatkan anak keterbelakangan mental, terlambat bicara serta tumbuh kembangnya ikut lambat. Untuk mencegah penyebaran virus zika, harus mengontrol perkembangbiakan nyamuk. Cara terbaik untuk mencegahnya yaitu rajin membersihkan rumah, membuang genangan air, membunuh nyamuk dengan bahan alami, hingga membuang sampah pada tempatnya.(zum/nji)