SHARE
Kerusakan bangunan akibat gempa di Lombok pada 30 Juli 2018 (Foto: News.com.au)

primaradio.co.id – Gempa berkekuatan 7 SR terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 5 Agustus 2018. Dilaporkan 82 orang wafat dan tidak sedikit juga yang mengalami luka. Gempa ini juga mengakibatkan kerusakan parah sejumlah bangunan rumah dan fasilitas umum.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama mengadakan doa bersama untuk keselamatan, kesabaran, dan ketabahan masyarakat NTB dan Bali yang mengalami dampak buruk dari peristiwa alam tersebut. “Khusus kepada umat Islam, mari kita lakukan Salat Gaib untuk para korban wafat,” ajak Menag di Jakarta, Senin (06/08).

Menag juga mengajak masyarakat untuk menggalang bantuan guna meringankan beban korban. “Mari kita galang dukungan bantuan dalam bentuk apapun untuk meringankan beban derita yang dialami saudara-saudara kita yang terdampak langsung oleh peristiwa gempa,” tuturnya.

Menteri Agama Lukman beserta jajarannya dijadwalkan akan menggelar Salat Gaib berjamaah di Kantor Kementerian Agama.

“Saya minta kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota di wilayah Nusa Tengga Berat beserta jajarannya untuk proaktif dalam membantu penanganan korban gempa,” tandasnya. (*)