SHARE

primaradio.co.id – Dalam kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Presiden Joko Widodo juga sempat menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Asian Games yang baru saja berlalu.

Meski awalnya sempat khawatir dengan target 16 medali emas. Namun akhirnya Indonesia mampu menunjukkan prestasinya dengan merebut 31 medali emas. Indonesia pun akhirnya finish di peringkat ke-4 dalam Asian Games 2018, dimana Indonesia menjadi tuan rumah.

Dalam kesempatan ini Jokowi juga mengklarifikasi maraknya informasi terkait dirinya yang memilih naik sepeda motor tapi saat adegan meloncat justru memakai stuntman atau pemeran pengganti.

“Saya terbang meloncat ini ada yang senang ada yang nda senang. Terutama politisi ini. Masak loncat gitu pake stuntman. Pake peran pengganti. Loh masak Presiden disuruh loncat gitu beneran. Ya namanya Gila Bro. Ya untuk kemanan mestinya bukan presiden,”tutur Jokowi saat menyampaikan kuliah umum di Universitas PGRI adi Buana Surabaya, Kamis(6/9).

Selain melakukan aksi naik sepeda motor, goyang dayung juga menjadi pembicaraan dan trending topik masyarakat Indonesia. Goyangannya inipun menurut Jokowi murni karena menikmati acara hiburan layaknya penonton lainnya.

Terlepas dari aksi naik motor dan goyang dayung di pembukaan Asian Games 2018 yang menjadi viral, Presiden Jokowi kembali menekankan kalau anak bangsa punya kapasitas yang terpendam. Hanya tinggal fokus saja mengoles kemampuan yang terpendam ini agar menjadi sebuah kekuatan besar.(bee)