SHARE

primaradio.co.id – Produksi cengkeh petani hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan industri rokok dalam negeri.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI), Dahlan Said mengatakan bahwa kebutuhan cengkeh dalam negeri setiap tahun mencapai 110.000 ton. Dari jumlah itu, 93 persennya diserap oleh pabrik rokok, dan sisanya untuk kebutuhan kosmetik dan rempah-rempah. Meski saat ini hasil panen relatif menurun, menyusul terjadinya anomali cuaca dan hujan yang terus menerus, para petani tetap dapat memenuhi semua kebutuhan cengkeh tersebut.

Dahlan said juga menambahkan, antusiasme petani menanam cengkeh cukup tinggi, menyusul relatif stabil dan tinggi harga cengkeh di pasaran, yakni Rp 120.000 per kilogram dengan kadar air sekitar 5 persen. Sedang jika diekspor, harganya Rp 120.000 per kilogram. Dengan selisih harga hanya Rp 10.000 per kilogram tersebut, petani lebih memilih hasil panen cengkehnya dijual di dalam negeri dari pada diekspor. (zum/nji)