SHARE

primaradio.co.id – Tak hanya pesona alam Papua Nugini yang begitu menakjubkan. Ternyata, suku budayanya juga masih sangat kental.

Di Papua Nugini tepatnya Kabupaten Asiki, terdapat suatu ritual guna menghormati nenek moyang. Ini dianggap sebagai ritual yang paling aneh di dunia karena menjadikan roh nenek moyang menjadi abadi melalui mummy yang diawetkan dalam olesan tanah merah. Di komplek ini terdapat empat belas mayat mummy yang ditempelakan rapih berjejer di dalam bukit. Empat dari enam belas mayat rata rata telah hancur dan menjadi tumpukan tulang, tengkorak, dan rusuk.

Namun ada peneliti yang berpendapat bahwa satu dari empat belas mummy merupakan penjelajah asal Inggris yaitu Charles Higgnson yang namanya melejit tujuh tahun sebelum Perang Dunia I. Ekspresi wajah mummy nenek moyang dibuat dengan menampilkan gigi sambil merokok seolah-olah memberi ucapan selamat datang kepada para pengunjung.

Karena ke mistisan nya ini, keberadaan mummy justru banyak menarik banyak wisatawan dari mancanegara bahkan terahir kali mummy ini dipamerkan di dalam acara Marobe Show di Lae. (Zum/Nji)