SHARE

primaradio.co.id – Rencana pelonggaran ltv atau loan to value per juni 2015, di sambut baik oleh real estate indonesia dpd jawa timur. Pasalnya, pelonggaran tersebut akan berdampak positif pada industri properti. Salah satunya pada penurunan down payment yang semula sebesar 20 persen menjadi hanya 10 persen saja.

Menurut Totok Lucida selaku ketua Real Estate DPD Jawa Timur, dengan pelonggaran ltv tersebut, turut mengerek sebesar 5 persen pertumbuhan properti di jawa timur di tahun 2015 ini. Selain itu, dengan terkereknya properti, maka sebanyak 150 industri ikutan properti seperti semen, furniture, dan lainnya juga akan ikut tumbuh.

Totok Lucida juga meminta pemerintah memperbaiki kebijakan ekonomi makro yang saat ini dinilai tak berpihak pada industri properti.

Dari data Bank Indonesia, pertumbuhan properti di kuartal pertama tahun 2015 mengalami penurunan mencapai 40 persen, jika di bandingkan dengan tahun lalu. Kondisi tersebut disebabkan masih lesunya pertumbuhan ekonomi indonesia akibat kurs dan macetnya anggaran belanja di beberapa daerah. Bahkan Bank Indonesia hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5 koma 1 persen. (Zum/Nji)