SHARE

primaradio.co.id – Hasil penertiban petugas gabungan di Pasar Keputran Rabu (6/4/2016) siang menemukan banyak pelanggaran dan kejanggalan. Beberapa penghuni stand alih fungsi menjadi tempat tinggal tersebut telah didata dan ber-KTP Sampang dan Bangkalan enggan meninggalkan huniannya. Pasalnya, mereka mengaku membayar jutaan rupiah tiap tahunnya.

Menurut salah satu penghuni, Holini mengaku tiap tahunnya membayar dan memberi retribusi sebesar 1,3 juta rupiah. Mendengar pengakuan Holini petugas Satpol yang didampingi Staf Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Surabaya terkejut karena selama ini para pedagang ditarik retribusi membayar sewa. Holini akhirnya hanya diminta memproses Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) dengan masa berlaku sebulan saja. (zum/nji)