SHARE
SAMSUNG CAMERA PICTURES

primaradio.co.id – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Vinsensius Awey, mengancam akan melayangkan hak angket terhadap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Pasalnya, keduanya membiarkan dugaan penyalahgunaan wewenang regulasi penggalian Utilitas Fiber Optik.

Awey juga menilai tak ada keseriusan dari lembaga di bawah Pemkot Surabaya terhadap pelanggaran regulasi. Sehingga pengajuan hak angket dinilai sikap yang lebih baik.

Lazim diketahui, Hak Angket adalah hak Legislatif untuk menyelidiki pelaksanaan undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Seperti diberitakan, dugaan pelanggaran regulasi Utilitas kabel fiber optik ini muncul berdasarkan hasil temuan Komisi C saat inspeksi beberapa waktu lalu. Dimana terdapat sisa galian dari kabel fiber optik milik provider telekomunikasi di kawasan Raya Tenggilis, Jemursari dan Panjang Jiwo. Mereka juga menilai ada pelanggaran Perwali Nomor 49 tahun 2015, yakni pemberian izin meski ditengarai proses appraisal tidak dilakukan. (zum/nji)