SHARE

primaradio.co.id – Sementara itu, Manajer Keperawatan RS Unair Purwaningsih, S.Kp., M.Kes menegaskan pelaksanaan program PMTCT sumber daya manusia yang juga termasuk para kader, yang dimiliki lima Puskesmas di Surabaya itu sudah mumpuni, karena sudah mendapatkan pelatihan sejak lima tahun yang lalu.

Dari segi pelayanan laboratorium, disampaikan bahwa terkadang pegawai Puskesmas melaksanakan jemput bola kepada ibu hamil. Biasanya, pegawai Puskesmas bekerjasama dengan bidan swasta untuk melakukan deteksi dini HIV/AIDS terhadap ibu hamil.

Purwaningsih juga menambahkan, beberapa ibu hamil ada yang menolak obat ARV karena stigma di masyarakat. Sebagian besar dari mereka juga tidak termonitor setelah mendapat rujukan balik dari rumah sakit ke Puskesmas. Ada juga ibu hamil yang positif HIV namun tidak berani mengajak suaminya melakukan deteksi dini HIV/AIDS. (Zum/Nji)