SHARE

primaradio.co.id – Meski Jawa Timur pada umumnya akan memasuki musim hujan, namun untuk suhu udara yang tetap tinggi akan terus terjadi hingga Maret 2018.

Kepala Stasiun Meteorologi klas I Juanda Agus Wahyu Raharjo mengatakan bahwa cuaca panas di beberapa daerah di Jawa Timur terjadi karena posisi matahari saat ini ada dibelahan selatan, sehingga suhu udara yang meningkat akan lebih terasa khususnya di sekitar Pacitan, Ponorogo sampai Banyuwangi.

Namun Agus juga mengatakan cuaca panas disertai hujan ini menjadi anugrah tersendiri bagi para petani karena tahun ini menjadi tahun musim tanam bagi beberapa daerah.

Agus juga menambahkan karena matahari ada di belahan bumi selatan menyebabkan matahari bersinar lebih banyak. Hal inilah yang menyebabkan tekanan di bumi bagian selatan rendah, sehingga pada bulan-bulan mendatang seperti Desember, Januari, dan Februari akan terjadi badai di selatan Jawa.

Namun bibit badai ini akan bergerak menjauhi Indoensia. Hal ini pun akan memperkuat terjadinya hujan di Indonesia, khususnya Jawa Timur, dan pulau Jawa pada umumnya. (bee)