SHARE

primaradio.co.id – Saat ini, pemerintah tengah berupaya mendorong penurunan suku bunga kredit perbankan, seiring kemungkinan turunnya kembali tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa untuk menurunkan suku bunga bank, pemerintah berencana membatasi penyimpan dana deposito terbesar, yakni BUMNBUMN besar dan kementerian/ lembaga (K/L) untuk memindahkan dananya dari bank sentral ke perbankan.

Darmin juga menambahkan, pemindahan dana besar-besaran dari bank sentral ke perbankan juga perlu dilakukan karena turunnya BI Rate membuat biaya dana yang harus dikeluarkan perbankan meningkat. Imbasnya, perbankan akan memilih menahan suku bunga kredit untuk mengompensasi melonjaknya biaya dana. Hal itu bisa memicu adanya persaingan antarbank dengan menaikkan suku bunga tabungan dan depositonya.

Seperti diketahui, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 13-14 Januari 2016, BI memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 7,25 persen, dengan suku bunga deposit facility 5,25 persen dan lending facility di level 7,75 persen. Hal ini akan berpengaruh pada penurunan suku bunga perbankan.(zum/nji)