SHARE

primaradio.co.id – Tidak semua sekolah di Indonesia bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ini. Pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA/sederajat dimulai 4 April mendatang. Meskipun dinilai bisa lebih efektif dan efisien, pelaksanaan UNBK belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Seperti di Sidoarjo hanya sekitar 10 persen sekolah yang bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer. Alasannya adalah kurangnya perangkat komputer.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Mustain Baladan, mengatakan bahwa selain dipengaruhi oleh faktor kesediaan perangkat komputer yang masih kurang, kesiapan mental siswa dan antisipasi gangguan jaringan online menjadi faktor tambahan belum bisa terlaksananya UNBK.

Menurut data Dinas Pendidikan Nasional Sidoarjo, UN 2016 akan diikuti oleh 12.216 siswa SMA, 12.847 siswa SMK dan 1.106 peserta ujian Paket C.(zum/nji)